LAPORAN RESMI PTI MODUL 2
BAB I
PENDAHULUAN
ü Latar Belakang
Sistem operasi dibuat dengan
salah satu tujuannya adalah mempermudah interaksi manusia sebagai pengguna
dengan komputer. Perkembangan komputer yang sangat pesat terutama pada sisi
perangkat keras juga dibarengi dengan munculnya beberapa sistem operasi yang
menjadi alternatif antara lain DOS/Windows, Unix, Linux, Sun Solaris, IBM OS/2
dan MacOS.
Instalasi artinya adalah
memasang program ( perangkat lunak ) ke dalam komputer. semua perangkat lunak
(misalnya, microsoft windows, microsoft Office dan lain-lain), instal juga
berfungsi untuk menyesuaikan program dengan alat-alat terpasang pada komputer
kita, dan menguraikan file-file yang dipadatkan , sebab ketika perangkat lunak
diluncurkan, file-file dipadatkan ( di-compress) untuk memperkecil ukuran file.
ü Tujuan
- Praktikan dapat melakukan instalasi operating system (OS) Windows.
- Praktikan dapat mengetahui bagaimana caranya mempartisi harddisk dan mengonfigurasi sistem
BAB II
DASAR TEORI
A. PERSIAPAN INSTALASI
Yang harus diperhatikan dalam
menginstal/menginstal ulang windows xp :
ü Siapkan CD Instal
Windows XP yang bootable (cd windows xp yang bisa booting/bootable).
ü Backup data/documents
apa saja yang menurut anda penting yang ada didalam drive C ke drive lainnya
misal ke drive D.
Karena semua data/program yang
ada didalam drive C semuanya akan hilang, kecuali anda merepair/memperbaiki
maka data/program yang ada di drive C tidak akan hilang
ü Siapkan CD driver yang
dibutuhkan oleh computer anda, seperti driver motherboard, sound, dan driver
VGA card.
B. PROSES INSTALASI :
1. Aturlah BIOS agar
prioritas bootingnya dimulai dari CD(DVD)-ROM, dengan cara:
- Masuk ke BIOS dengan menekan tombol Del, atau F1, atau juga F2.
- Pilih menu Advanced Settings, kemudian carilah ‘Boot Priority’ atau yang sejenis.
- Ubah pengaturannya agar CDROM merupakan urutan pertama. Kemungkinan pilihan ini memiliki 2 jenis:
- Dengan menu ‘First boot priority’, ‘Second boot priority’ dll: Aturlah ‘First boot priority’ ke ‘CDROM’ dengan menekan tombol PgDn/Pgup (Page Down/Up) atau +/-. Atur juga ‘Second boot priority’nya ke HDD0/HDD1.
- Jika menunya “Boot Priority” : atur ke ‘CDROM, C, A’ atau ‘CDROM, A, C’ dengan menekan tombol PgDn Up.
- Kembali ke menu sebelumnya dengan menekan tombol Esc. Sampai di ini, masukkanlah CD-ROM/DVD instalasi Windows ke drive optik.
- Tekan F10, kemudian ketik Y dan tekan Enter.
- Komputer akan restart.
2. Tekan sembarang tombol jika
tampil perintah ‘Press any key to boot from CD…’. Komputer kemudian akan
meload Windows sementara, untuk proses instalasi.
Sebagai catatan: Di baris
terbawah layar biasanya akan tertulis perintah-perintah beserta tombol keyboard
yang harus ditekan, jika Setup meminta input dari Anda (sebagai user).
3. Setelah loading selesai dan
menu berlatar-belakang biru muncul, akan ada pemilihan mode Setup. Tekan Enter
untuk memulai proses instalasi.
4. Tekan F8 untuk
menerima ketentuan lisensi (Jika tampil).
5.Setup akan meminta tempat
instalasi Windows XP. Hard disk pertama akan otomatis terpilih. Jika tidak,
pilihlah Hard Disk pertama sebagai tempat instalasinya. Kemudian tekan Enter.
6. Akan ada pilihan mode Format
untuk Hard Disk. Pilihlah ‘Format the partition using the NTFS file system
(Quick)’. Kemudian Setup akan menyiapkan Hard Disk tersebut dan mengopi
seluruh file-file Windows yang diperlukan. Tunggulah beberapa menit sampai
indikator Progress Bar mencapai 100%.
7. Komputer akan restart. Jangan
menekan tombol apapun pada keyboard jika tampil tulisan ‘Press any key to
boot from CD…’ karena kita sekarang akan membooting komputer melalui Hard
Disk yang telah disiapkan oleh Setup. Kemudian Setup akan memasuki mode GUI
(Graphical User Interface).
8. Windows akan meminta nama
Anda beserta nama organisasi. Isilah. Ketika diminta CD-KEYnya, masukkan
seperti yang tertulis di dalam CD
9. Windows juga akan meminta
pengeseran waktu dan tanggal komputer. Biasanya pengaturan ini sudah benar.
Pilih saja time zone yang sesuai, yaitu +7 (Bangkok,
Hanoi, Jakarta)
kemudian akan dilanjutkan dengan penginstalan kartu network.
10. Klik OK atau Next sampai
selesai.
11. Komputer akan restart untuk
yang kedua kalinya.
12. Ketika loading selesai, Anda
akan dipandu untuk mengeset nama (account) pengguna. Klik saja tanda panah
kanan berulang kali sampai selesai. Proses instalasi selesai.
13. Untuk tahap selanjutnya,
dianjurkan untuk menginstal driver-driver yang belum/tidak dikenali Windows,
seperti driver untuk modem, dll. Sumbernya bisa berasal dari CD/DVD yang
didapat bersama paket pembelian peripheral tsb. Proses ini dapat dilanjutkan
dengan instalasi program-program lain seperti WinRAR, Office, dll.
C. PENGENALAN WINDOWS XP
Sistem operasi dibuat dengan
salah satu tujuannya adalah mempermudah interaksi manusia sebagai pengguna
dengan komputer. Perkembangan komputer yang sangat pesat terutama pada sisi
perangkat keras juga dibarengi dengan munculnya beberapa sistem operasi yang
menjadi alternatif antara lain DOS/Windows, Unix, Linux, Sun Solaris, IBM OS/2
dan MacOS
Windows dan Linux saat ini
merupakan sistem operasi terpopular dan paling banyak digunakan. Windows banyak
digunakan karena alasan kemudahan dan tampilannya yang indah sedangkan Linux
banyak digunakan dengan alasan keamanan dan sifatnya yang open source. Dengan
alasan open source dan tidak terikat lisensi saat ini mulai terjadi pergeseran
pemakai terutama didunia pendidikan, banyak yang awalnya menggunakan windows
dan solaris berpindah menggunakan Linux.
D. PENGENALAN DEKSTOP
Desktop dahulu menjadi alasan
mengapa Windows dan MacOS sangat popular. Namun saat ini sistem operasi lain
seperti Linux dan Solaris juga telah menggunakan model Desktop sehingga muncul
Desktop Manager yang popular yaitu KDE dan GNOMEC. Desktop manager pada Windows
diperlihatkan pada gambar 1, yang terdiri dari :
1. Wallpaper : gambar background
pada desktop
2. Start Menu : daftar untuk
memulai bekerja dengan aplikasi
3. Quick Launch : cara cepat
mengeksekusi aplikasi
4. Taskbar : papan yang
menunjukkan aplikasi yang dibuka bekerja
5. Short Cut : link dari papan
aplikasi atau file yang ditempatkan di desktop.
E. WINDOWS EXPLORER
Untuk mengelola file yang
dibuat, Windows telah menyertakan apilkasi Windows Explorer yang digunakan
untuk melakukan managemen file dan direktory yang kita buat.
- Menu
Menu fitur-fitur yang ada pada
windows berupa perintah-perintah dan konfigurasi dari tampilan windows
explorer.
- Toolbar
Papan berisi short-cut perintah
yang bisa digunakan pada Windows Explorer. Tidak semua short-cut ada
pada toolbar, hal ini sesuai dengan konfigurasi (aturan) yang
ditetapkan.
- Folder View
Pada windows Explorer, terdapat
dua windows (jendela) yaitu folder view explorer disebelah kiri dan view
disebelah kanan. Folder view hanya menampilkan folder-folder / direktori
dan beberapa file zip, sedangkan explorer view menampilkan semua isi dari
folder yang dipilih, kecuali file yang di-hidden.
- Path
Path adalah lebih lengkapnya address
path merupakan alamat lengkap (path mutlak) dari folder yang dipilih pada
folder view. Secara umum formatnya adalah
<Drive>\<Folder>\<Folder>\
Contoh : F : \Word\Format\
Berarti folder yang dipilih
adalah Jumat\, terletak pada drive F:\, dengan folder utama Word\
- Status Bar
Merupakan deskripsi isi dari
folder yang dipilih, biasanya berupa jumlah file/folder yang ada pada
drive/folder yang dipilih. Hidden-file bisa terdeteksi dari status bar
BAB III
IMPLEMENTASI
3.1 Tugas Praktikum
1. Jelaskan bagaimana
meng-upgrade ke Windows XP dari windows 98, Windows Me (Millennium Edition),
Windows 2000 Professional !
Jawab :
Anda mungkin harus menginstal
ulang Windows XP untuk mendapat manfaat dari fitur-fitur baru seperti dukungan
konfigurasi lanjut dan antarmuka daya (ACPI) di BIOS. Kemudian perbarui
firmware di semua perangkat keras sebelum memulai upgrade.
Cara mempersiapkan proses upgrade Windows 98 atau Windows Millennium Edition ke Windows XP, untuk meng-upgrade ke Windows XP, ikuti langkah berikut:
Cara mempersiapkan proses upgrade Windows 98 atau Windows Millennium Edition ke Windows XP, untuk meng-upgrade ke Windows XP, ikuti langkah berikut:
- Mulai menjalankan komputer Anda, dan kemudian masukkan Windows XP CD ke dalam pengandar CD atau DVD.
- Apabila Windows secara otomatis mendeteksi CD, klik Menginstal Windows untuk memulai Wisaya Setup Windows XP.
- Jika Windows secara otomatis mendeteksi CD, klik Start. Kemudian klik Run. Ketik perintah berikut, dan kemudian klik OK
- Saat Anda diminta untuk memilih tipe instalasi, pilih Upgrade (pengaturan default), dan kemudian klik Next.
- Ikuti petunjuk pada layar untuk menyelesaikan upgrade.
2. Jelaskan dan lakukan
langkah-langkah atau proses instalasi Windows dari awal sampai selesai.
Jawab:
Restart komputer, trus
tekan-tekan F8 atau F10 atau F11 (boleh dicoba satu-satu) nanti bakal muncul
opsi boot selection. pilih aja yg ada ‘bau’ cd-nya. trus enter. selesai deh…ga
pake repot-repot…
ü Tunggu beberapa saat
sampai muncul tulisan “press any key to boot from CD” seperti tampilan gambar
di bawah ini
ü Tekan ENTER atau
sembarang tombol, lalu proses instalasi akan mengecek hardware komputer anda,
kemudian akan muncul tulisan “windows setup”
ü Lalu file-file di dalam
cd akan di load ke dalam komputer, kemudian akan muncul
ü Tekan “ENTER” untuk
menginstal windows xp, “R” untuk repair system windows yang sebelumnya pernah
terinstal, “F3″ untuk keluar dari proses instalasi, lalu akan muncul (End User
Licese Aggrement) seperti gambar di bawah
ü Tekan “F8″ kemudian
proses instalasi akan mencari dan membaca partisi hardisk anda, kemudian akan
muncul semua partisi hardisk anda, seperti gambar.
ü Tekan “ENTER” untuk
langsung menginstal windows, “C” untuk membuat partisi hardisk anda, kapasitas
partisi sesuai dengan kebutuhan anda, dalam satuan MB, selanjutnya jika anda
membuat partisi dengan menekan tombol “C”.
ü Kemudian tuliskan
kapasitas partisi yang ingin anda buat, seperti terlihat pada gambar diatas,
sebagai contoh, misalkan kapasitas hardisk anda 40 GB, lalu anda ingin membagi
dua, maka tuliskan 20000,jangan 20. 1GB = 1000 MB
ü Kenudian tekan “ENTER”
maka akan muncul gambar seperti dibawah ini
ü kemudian pilih “format
the partition using the NTFS file system (Quick)” atau “format the partition
using the NTFS file system (Quick)” lalu tekan “ENTER”
ü kemudian tekan”ENTER”
untuk proses instalasi windows, kemudian akan muncul.
ü Setelah selesai format,
kemudian windows akan ,menyalin file untuk proses instalasi.
ü Setelah proses
penyalinan selesai, secara otomatis komputer akan melakukan restart seperti
gambar di bawah ini, anda bisa langsung menekan “ENTER”
ü Setelah itu akan muncul
loading windows seperti gambar di bawah ini
ü selanjutnya proses
instalasi windows di mulai, dan muncul layar seperti gambar di bawah ini
ü Tunggu beberapa saat dan
selanjutnya akan muncul layar seperti gambar di bawah ini
ü Kemudian klik “NEXT” dan
akan tampil layar seperti gambar di bawah ini
ü Isi nama dan organisasi
kemudian tekan “NEXT” kemudian akan muncul layar
ü Masukkan serial number,
kemudian tekan “Next” maka muncul layar Date and Time.
ü Masukan settingan jam
dan tanggal, tentukan juga time zone anda, setelah proses instalasi windows
dilanjutkan, seperti gambar di bawah ini
ü Silahkan tunggu sampai
muncul layar seperti gambar di bawah ini
ü Selanjutnya akan muncul
layar work group or computer Domain,seperti gambar
ü jika komputer anda
terhubung dengan sebuah domain, maka isikan nama domainnya, tapi jika komputer
anda stand alone, maka pilih radio button yang paling atas, lalu tekan “Next”
ü Selanjutnya akan muncul
display setting, seperti gambar di bawah ini, kemudian_klik”OK”
ü Kemudian windows akan
mendeteksi tampilan optimal dari PC anda, kemudian Klik”OK”
ü Selanjutnya akan muncul
loading jendela windows seperti gambar di bawah ini
ü Selanjutnya masuk ke
windows, seperti terlihat pada gambar di bawah ini, dan tekan”Next”
ü Selanjutnya akan muncul
layar “Help Protect Your PC”, kemudian pilih “Not Right Now ” lalu tekan
“Next”
ü Kemudian komputer akan
mengecek koneksi ke internet, seprti terlihat pada gambar di bawah ini, pilih
“Yes” lalu tekan “Next”
ü Kemudian akan muncul
pilihan aktivasi windows, lalu tekan “Next”
ü Proses instalasi windows
selesai, kemudian klik “Finish”
ü Proses instalasi selesai
seperti telihat pada gambar di bawah ini
Kemudian tinggal menginstal CD
Driver Motherboad, dan perangkat pendukung lainnya.
3.Jelaskan apa yang dimaksud
direktori dan cara untuk membuat direktori?
Jawab:
Direktori adalah komponen dari sistem berkas yang mengandung satu berkas atau lebih Batasan jumlah berkas atau
subdirektori yang dapat ditampung dalam sebuah direktori tergantung dari sistem
berkas yang digunakan.
Untuk membuat direktori anda
bisa menggunakan fungsi static CreateDirectory dari class Directory.
Untuk memindahkan sebuah
direktori, anda bisa menggunakan fungsi Move pada class Directory:
Untuk menghapus direktori anda
bisa menggunakan fungsi static Delete dari class Directory.
4. Jelaskan cara menghapus,
mengubah dan membuat shortcut file/folder
Jawab :
Cara menghapus shortcut yaitu
sebagai berikut :
- Buka menu Run pada windows anda atau supaya lebih mudah tekan saja tonbol Windows+R pada keyboard.
- Ketik di jendela run tersebut dengan kata REGEDIT.
- Setelah itu anda klik “HKEY_CLASSES_ROOT”, lalu pilih “lnkfile” (untuk memudahkan teman kemudian tekan tombol L pada keyboardnya,otomatis akan menuju langsung ke folder yang hurufnya L)
- Di folder “lnkfile’ tersebut akan ada file yang bertuliskan “IsShortcut” lau anda tambahkan huruf S dibelakang tulisan “IsShortcut” sehingga tulisannya menjadi “IsShortcuts”.
- Setelah selesai silakan teman anda restart PC/laptopnya dan lihatlah perubahan yang terjadi pada icon desktop temananda semuanya.
Cara mengubah shortcut sebagai
berikut :
- Klik kanan folder yang ingin anda ganti iconnya, kemudian klik properties
- Pada tab customize, klik Change Icon
- Klik browse dan cari icon yang ingin anda gunakan.
- Pilih icon dan klik open.
Cara membuat shortcut :
- Buka windows Explorer,
- Pada panel sebelah kiri pilih lokasi dimana file dokumen berada
- Tampilkan dokumen milik anda pada panel sebelah kanan
- Jika biasanya anda drag dengan tombol kiri mouse, maka untuk kali ini gunakan tombol kanan mouse untuk melakukan drag file document anda ke desktop komputer.
- Arahkan pada area desktop yang anda inginkan lalu lepaskan tombol kanan mouse tersebut.
- Pada desktop anda akan ditampilkan popup menu, pilih item Create Shortcut Here
- Selanjutnya sebuah shortcut document akan dibuatkan di desktop anda. anda sudah bisa double click shortcut tersebut untuk membuka document.
5. Buatlah folder didalam folder
PRAKTIKUM DASKOM, beri nama folder dengan Nama Anda, pindahkan file-file tugas
praktikum anda ke dalam folder tersebut.
Jawaban :
6. Sharing-lah folder yang baru
anda buat yang kemudian lihatlah folder yang telah anda share dari komputer
yang lain. Settinglah agar folder yang anda share tidak dapat dihapus.
BAB IV
PENUTUP
4.1. Kesimpulan
Sistem operasi adalah jenis
perangkat yang paling penting dari perangkat lunak
sistem dalam sistem komputer. Tanpa sistem operasi, pengguna tidak
dapat menjalankan program aplikasi pada komputer mereka, kecuali program
aplikasi booting.
Perkembangan komputer yang
sangat pesat terutama pada sisi perangkat keras juga dibarengi dengan munculnya
beberapa sistem operasi yang menjadi alternatif antara lain DOS/Windows, Unix,
Linux, Sun Solaris, IBM OS/2 dan MacOS
Instal berfungsi untuk
menyesuaikan program dengan alat-alat terpasang pada komputer kita, dan
menguraikan file-file yang dipadatkan ,sebab ketika perangkat lunak
diluncurkan, file-file dipadatkan ( di-compress) untuk memperkecil ukuran file.
4.2 Saran
Semoga modul berikutnya tidak ada kesalahan teknis lagi, sehingga tidak
membingungkan dan dapat mengurangi beban praktikan dalam menyusun laporan
Terima kasih.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar